Selasa, 29 November 2011
WAJAH BARU YAMAHA SCORPIO 2005
Magetan city in East Java has a region which is famous up and down. Of course, modifications supermoto deemed most fitting for the nature of such earlier. Although it looks simple, but important functional.
"Moreover, this motor myself, so it should be used as a reference for those who come to shop," said Edi Purwanto, skipper Rosy Motor (RM), one shop and modifier variation of this region. Surely doi baseball want potential customers even blurred if you see a messy bike builder.
The changes, step by Edi is not too complicated. "Because I refuse to appear extreme, so it plays more tricks in choosing variations that are stuck. Anyway worthy and nice views," the story at length.
For customizing the process is done, also only slightly. Namely in the manufacture of gasoline tanks. "The model took the dirt bike-style design, but that we make themselves by using a metal plate," added the father of this child.
After the tank shape is obtained, then the seat is formed to follow. Again this must be taken from the seat of many stuck in the trail.
Meanwhile, for the affairs of the body, Edi simply buy from plastic materials trail which many in the market. "I select the model YZ, Yamaha created for you, fear'll reduce teasing people if we are using the body of another brand," he added.
Another requirement to show a true supermoto style front is a handsome shape. "The model is a lot of choices, use of waste or variation, the same thing anyway," SAIDEdi again.
But the name of selling, doi life upside-down variation of Thailand. Go to a real indeed again a lot of entry to Indonesia, including of course to fill in his shop window. Yes, all promotions are also right!
When Polecated about prices, direct Edi react. "To make a bike like this budget baseball more than Rp 10 million. And things stuck in the motor also has quite a lot of you know," promotion from the shop owner Jl. Raya Sarangan, Magetan this.
See, bener right?
DATA MODIFICATION
Front tire: 110/70-17 Swallow
Rear tire: Battlax 130/70-17
Rims: BarosMaster brakes: LHK
Muffler: Alexander
RM: 0813-3540-8866
Honda Supra X, Pertahankan Konsep
"Masih tetap mengacu dan mempertahankan model buntung. Bodi simpel dan kecil di belakang. Sehingga bagian depan terlihat besar," buka Agus DJ panggilan gaul modifikator berkumis tipis ini.
Tak ada sisa dari sasis lawas. "Saya potong mulai bagian atas center back underbone di bagian atas mesin. Gantinya pakai pipa produk ISTW yang merupakan pipa standar sasis pabrikan motor di Indonesia," cuap pria ramah ini.
Karena jok cuma secuil, pipa yang dipakai pun tentunya cuma sepanjang 23cm. Tapi tetap dibentuk kokoh dengan pelat 5mm. Jadi, konstruksinya dijamin kuat. Apalagi XK Bike Design beken dengan olah sasis yang paten.
Kreasi Agus DJ yang keren adalah penerapan lampu stop dari variasi trail. Biasanya lampu ini satu paket dengan sepatbor variasi khas garuk tanah. Yang bikin beda hanya diambil reflektornya saja. Selain gaya, "Lampu ini juga sengaja saya bikin buat aksen bodi belakang. Sehingga secara estetika dan fungsi didapat," papar mantan crosser era 80-an ini.
Dimensi tangki juga dibuat imut. Tangki yang hanya muat 5 liter BBM ini sengaja dibikin nempel pada sasis tubular bohongan.
Sementara pada kaki-kaki, kelihaian tangan dingin Agus kembali dibuktikan. Contohnya dengan aplikasi sok depan milik Honda Tiger. Pemasangan komponen ini cuma butuh sedikit ubahan pada rumah komstir. Sebab lubang as kurang besar. Makanya modifikator yang lagi banyak garapan ini pilih sistem ganjal. Termasuk juga pilihan laher komstir sesuai.
DATA MODIFIKASI
Ban depan: Corsa 100/70-17
Ban belakang: Dunlop 180/55-17
Lampu belakang: Variasi trail
Pelek: Rossi
Sok belakang: Suzuki Satria
Swing arm: Hand made
Setang: MFFS
Wajah Baru Honda CB100
"Sasis dasarnya sudah simpel, enaknya dibikin café racer, selain gampang dibentuk juga pastinya lebih nyaman dipakai buat jalanan khas Purwokerto yang mulus," buka modifikator gaul disapa Deddy ini.
Di bagian ekor tadi kemudian dibuatkan buntut ala tawon. Membulat khasnya aliran cafe racer itu.
Nuansa jadul nongol pada desain tangki yang dibuat panjang dan pipih. "Cuma ngepasin dengan konsep saja, barang yang masih bisa dipakai difungsikan semua, termasuk spidometer orisinal," sergap modifikator humoris ini.
DATA MODIFIKASI
Pelek: Rossi
Ban depan: Corsa 110/70-17
Ban belakang: Corsa 120/70-17
Swing arm: GL Pro
Lampu depan: Honda CB
Honda Vario, Supermoto + Streetfighter
Tapi, memang kedua aliran itu yang coba dikawinkan Diemaz Erlangga dari Diemaz Motor (DM) selaku modifikator. "Menjadi tambah unik lagi karena kedua aliran tadi diterapkan pada skubek. Mungkin jadi hal biasa kalau diterapkan di motor sport," tegas Diemaz.
Aliran tadi membutuhkan tampilan yang macho dan jantan. Dua nilai yang nyaris tidak ada pada skubek standar. "Karena itu rombakan cukup total dilakukan, tapi dengan prinsip tidak memotong rangka asli," tambah ayah dua anak ini.
Demi kesan tadi, bodi standar dicopot. Gantinya dibuat ulang dengan kombinasi antara fiber dan pelat. Urusan bodi ini tambah diperkokoh lagi dengan dibuatnya semacam rangka tambahan di atas dek. "Dengan menggunakan pipa seperti itu, pasti Vario ini tambah gagah," cerita pria yang ngebengkel di Jl. Baja Raya No. 84, Perumnas II, Tangerang.
Tampilan tambah kokoh lagi dengan penggunaan sok depan variasi Thailand yang punya tabung besar. "Begitu juga dengan pelek, sudah dicustom supaya terlihat lebih kekar," tambah pria yang memang terkenal sebagai pembuat pelek custom ini.
Penggunaan warna merah di jari-jari sangat mendukung harmonisasi warna dengan bodi secara keseluruhan. Ciri supermoto bisa dilihat dengan pemberian cover pada sok depan. Begitu juga dengan membuatkan sepatbor depan layaknya motor trail.
DATA MODIFIKASI
Ban depan: Swallow 70/90-17
Ban belakang: Swallow 100/90-17
Sok belakang: YSS
Head lamp: KLX 150
Penampilan Scorpio Jap's
Yamaha Scorpio Z Jap's merupakan hasil modifikasi dari seorang modifikator handal yang menyukai atau hobi banget dengan motor-motor klasik beraliran Jap's Style. Bagi Ilham Ramadhan, menggarap motor beraliran Jap’s style sudah jadi makanan sehari-hari. Maka untuk mengubah tampang Scorpio-Z bergaya seperti itu, bukan sesuatu yang sulit dilakukan. Karena sebelumnya sudah ada empat Scorpio Z dirombak satu aliran.
Ilham selaku punggawa rumah modifkasi U-Colour Depok, memang sangat tertarik aliran motor lawas bernuansa retro, khususnya Jap’s style. Banyak modifikasi lahir dari tangannya, berbeda dengan Modifikasi Yamaha Scorpio Ala BM cenderung mengusung model baru, walau bisa dibilang karir merombak tunggangan roda dua belum terlalu lama dirintis.
“Untungnya dulu punya basic merombak mobil. Jadi, tidak terlalu sulit untuk menciptakan Yamaha Scorpio Z Jap's. Terlebih lagi, dia juga suka motor aliran ini,” ujar Ilham yang sebelumnya penggila off-road roda empat.
Lanjut ke Scorpio. Untuk proses pengerjaan, memang ada sedikit perbedaan signifikan meski lebih ke arah pewarnaan. Kalau sebelumnya lebih kalem yaitu biru dan putih, kliennya kini banyak yang minta dibikin sedikit ngejreng.
Setelah rampung mengurus bodi dan rangka yang dibuat dengan konsep nasty bobber, ia pun segera melampiaskan warna pesanan yaitu candytone Dupont orange. Bukan hanya sampai di rangka dan bodi, tangki pun turut kena sentuhan warna rada ngejreng itu.
Ilham selaku punggawa rumah modifkasi U-Colour Depok, memang sangat tertarik aliran motor lawas bernuansa retro, khususnya Jap’s style. Banyak modifikasi lahir dari tangannya, berbeda dengan Modifikasi Yamaha Scorpio Ala BM cenderung mengusung model baru, walau bisa dibilang karir merombak tunggangan roda dua belum terlalu lama dirintis.
“Untungnya dulu punya basic merombak mobil. Jadi, tidak terlalu sulit untuk menciptakan Yamaha Scorpio Z Jap's. Terlebih lagi, dia juga suka motor aliran ini,” ujar Ilham yang sebelumnya penggila off-road roda empat.
Lanjut ke Scorpio. Untuk proses pengerjaan, memang ada sedikit perbedaan signifikan meski lebih ke arah pewarnaan. Kalau sebelumnya lebih kalem yaitu biru dan putih, kliennya kini banyak yang minta dibikin sedikit ngejreng.
Setelah rampung mengurus bodi dan rangka yang dibuat dengan konsep nasty bobber, ia pun segera melampiaskan warna pesanan yaitu candytone Dupont orange. Bukan hanya sampai di rangka dan bodi, tangki pun turut kena sentuhan warna rada ngejreng itu.
Memang tampang Yamaha Scorpio Z Jap's ini terlihat lebih mentereng, namun tetap kalem dan dinamis dengan adanya sentuhan warna hitam pada boks kiri-kanan. Begitu juga dengan kelir di pelek model terbalik, alias pelek diameter besar di depan dan pelek ring kecil di belakang yang merupakan ciri khas aliran Nasty.
Lalu ban depan Swallow 120/80-18 dan ban belakang gambot merek Michellin ukuran 150/70-17. Sedikit dipermanis pakai sentuhan lampu stop variasi bernuansa klasik di atas sepatbor belakang yang pilih model minimlis.
“Semuanya memang mengikuti konsep awal. Jadi, memang enggak ngebuang abis dari model aslinya. Tapi, juga nggak terlalu ekstrem karena memang dibuat spesial untuk harian. Selain itu tampang Scorpio-Z pun masih tetap tampak seperti aslinya,” yakin Ilham dari markasanya di Jl. Maharaja, Blok J2, No. 12, Depok.
Lalu ban depan Swallow 120/80-18 dan ban belakang gambot merek Michellin ukuran 150/70-17. Sedikit dipermanis pakai sentuhan lampu stop variasi bernuansa klasik di atas sepatbor belakang yang pilih model minimlis.
“Semuanya memang mengikuti konsep awal. Jadi, memang enggak ngebuang abis dari model aslinya. Tapi, juga nggak terlalu ekstrem karena memang dibuat spesial untuk harian. Selain itu tampang Scorpio-Z pun masih tetap tampak seperti aslinya,” yakin Ilham dari markasanya di Jl. Maharaja, Blok J2, No. 12, Depok.
Ada yang beda bila kita melihat Yamaha Scorpio Z Jap's ini dibanding dengan tampang asli Yamaha Scorpio-Z. Coba perhatikan sisi di bagian buritan terutama di kaki-kak. Di bagian itu terjadi ubahan drastis yang dilakukan Ilham demi mengejar cita rasa motor klasik.
“Saya menyulap komponen peredam kejut model monosok yang memang bawaan pabrik, menjadi dobel sok, berbeda sekali dengan Modifikasi Yamaha New Scorpio Sport Berfairing model-model sekarang. Heran kan kenapa? Tujuan adalah selain mengikuti konsep asli modifikasinya, juga dibikin lebih jadi lebih nyaman,” pasti Ilham.
Makanya, lengan ayun limbah model batang bulat dari copotan motor sport, dipercayakan untuk membatu membuat stabil redaman kejut belakang Yamaha Scorpio Z Jap's yang mengusung double sok YSS. Namun memaksa dudukan as lengan ayun dimodifikasi, begitu juga batang pemegang dobel sok belakang di rangka.
DATA MODIFIKASI
Pelek depan : TK 300x18
Pelek belakang : Cham 3,50x17
Tangki : Custom
Knalpot : Supertrapp
Scorpio Jap's Style
Yamaha Scorpio Jap's Style merupakan motor minimalis yang pembuatannya untuk tunggangan jarak jauh namun tak begitu membosankan, Sang modifikator pun tahu akan karakter pemakainya yaitu seorang Prajurit yang menurut orang jawa sebagai anggota TNI harus " prasojo tur irit ",akhirnya motor pun dirubah dengan biaya seirit mungkin.
Sebagai anggota TNI AD Kodam Diponegoro, Jawa Tengah, menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Repulik Indonesia (NKRI) bukan perkara gampang. Apalagi sampai bolak-balik Jogja-Semarang demi mengemban tugas.
Biar suasana hati nggak tegang, Catur Budi Affianto menyibukan diri dengan membuat konsep motor yaitu Yamaha Scorpio Jap's Style agar tampil lebih oke saat dibawa tugas. Maklum, rute Jogja-Semarang lumayan jauh.
“Waktu masih standar kurang menarik, menyenangkan dan memuaskan. Tapi setelah jadi seperti sekarang, hati bawaannya adem dan senang terus,” ucap warga Sleman, Jogja.
Menurut Catur, Scorpio 2010 ini dibawa ke rumah modifikasi STEP Motorcycle Yogyakarta yang digawangi Heri Purnama alias Kebo. Ditawarkan konsep Jap’s Style minimalis murah dan enak dipakai, seperti halnya Modifikasi Yamaha Scorpio Z Jap'S pada halaman lain.
Biar suasana hati nggak tegang, Catur Budi Affianto menyibukan diri dengan membuat konsep motor yaitu Yamaha Scorpio Jap's Style agar tampil lebih oke saat dibawa tugas. Maklum, rute Jogja-Semarang lumayan jauh.
“Waktu masih standar kurang menarik, menyenangkan dan memuaskan. Tapi setelah jadi seperti sekarang, hati bawaannya adem dan senang terus,” ucap warga Sleman, Jogja.
Menurut Catur, Scorpio 2010 ini dibawa ke rumah modifikasi STEP Motorcycle Yogyakarta yang digawangi Heri Purnama alias Kebo. Ditawarkan konsep Jap’s Style minimalis murah dan enak dipakai, seperti halnya Modifikasi Yamaha Scorpio Z Jap'S pada halaman lain.
Karena konsepnya minimalis, motor pun tidak dirombak total. Bahkan bisa dibilang 80% masih asli. Hanya saja ada beberapa bagian dicustom ulang.
Adapun 20% yang diubah untuk menjadi Yamaha Scorpio Jap's Style tampak pada tangki, penutup aki kiri-kanan, sepatbor, knalpot dan lampu belakang. Rata-rata diganti pakai plat galvanis di bentuk ulang. Sedang lampu belakang diganti lampu rem Yamaha Byson.
“Yang masih asli itu kaki-kali dan setang. Walau sasis asli sudah mengalami pemotongan 22 cm di bagian belakang,” imbuh Kebo.
Untuk lihat kondisi bensin baik itu habis atau kotor, juga sudah dipasang tabung indikator kecil dari botol parfum yang letaknya di samping tangki sebelah kiri. Sip kan!
Biar Yamaha Scorpio Jap's Style lantang seperti jiwanya, dapur pacu sedikit dikorek. Tentu biar enak dipakai jarak jauh. Apalagi trek Jogja-Semarang sangat bervariasi. Ada macet, lengang, menanjak dan menurun.
Mesin kena porting bagian lubang inlet dan exhaust seperti halnya motor-motor klasik lain yaitu Modiikasi Yamaha Scorpio 2004 Klasik dihalaman lain, lalu ganti knalpot aftermarket yang dicustom ulang juga sudah pasang CDI BRT tipe bolt-on alias tinggal colok ke soket aslinya.
“Setelah diporting, ganti knalpot dan pasang CDI aftermarket, ubahan tenaga sangat berpengaruh buat lari motor Yamaha Scorpio Jap's Style ini. Terutama pakai knalpot yang dicustom ulang walau jadi sedikit bising,” jelas Kebo.
Mesin kena porting bagian lubang inlet dan exhaust seperti halnya motor-motor klasik lain yaitu Modiikasi Yamaha Scorpio 2004 Klasik dihalaman lain, lalu ganti knalpot aftermarket yang dicustom ulang juga sudah pasang CDI BRT tipe bolt-on alias tinggal colok ke soket aslinya.
“Setelah diporting, ganti knalpot dan pasang CDI aftermarket, ubahan tenaga sangat berpengaruh buat lari motor Yamaha Scorpio Jap's Style ini. Terutama pakai knalpot yang dicustom ulang walau jadi sedikit bising,” jelas Kebo.
DATA MODIFIKASI
Ban depan : Battlax 100/80-17
Ban belakang : Battlax 130/70-17
Pelek : Champion 17 ichi
Knalpot : Custom
Langganan:
Postingan (Atom)


