Selasa, 29 November 2011

Honda Supra X, Pertahankan Konsep



Aliran  WJS alias West Jateng Style begitu menggoda Vinna Anisa Lotto from Pemalang, Jateng. Meski berstaus ibu-ibu, namun sedikit nyentrik di soal modifkasi. Cocok dengan idealisme Agus Djanuar dari Purwokerto yang beken bikin modif dengan gaya buntut cepak.

"Masih tetap mengacu dan mempertahankan model buntung. Bodi simpel dan kecil di belakang. Sehingga bagian depan terlihat besar," buka Agus DJ panggilan gaul modifikator berkumis tipis ini.

Tak ada sisa dari sasis lawas. "Saya potong mulai bagian atas center back underbone di bagian atas mesin. Gantinya pakai pipa produk ISTW yang merupakan pipa standar sasis pabrikan motor di Indonesia," cuap pria ramah ini.

Karena jok cuma secuil, pipa yang dipakai pun tentunya cuma sepanjang 23cm. Tapi tetap dibentuk kokoh dengan pelat 5mm. Jadi, konstruksinya dijamin kuat. Apalagi XK Bike Design beken dengan olah sasis yang paten. 

Kreasi Agus DJ yang keren adalah penerapan lampu stop dari variasi trail. Biasanya lampu ini satu paket dengan sepatbor variasi khas garuk tanah. Yang bikin beda hanya diambil reflektornya saja. Selain gaya, "Lampu ini juga sengaja saya bikin buat aksen bodi belakang. Sehingga secara estetika dan fungsi didapat," papar mantan crosser era 80-an ini.

Memang benar, dengan nemplokin lampu stop mini, bagian belakang tidak terlihat terlalu kosong. Walupun secuil namun berfungsi dan menambah estetika.

Dimensi tangki juga dibuat imut. Tangki yang hanya muat 5 liter BBM ini sengaja dibikin nempel pada sasis tubular bohongan.

Sementara pada kaki-kaki, kelihaian tangan dingin Agus kembali dibuktikan. Contohnya dengan aplikasi sok depan milik Honda Tiger. Pemasangan komponen ini cuma butuh sedikit ubahan pada rumah komstir. Sebab lubang as kurang besar. Makanya modifikator yang lagi banyak garapan ini pilih sistem ganjal. Termasuk juga pilihan laher komstir sesuai.

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Corsa 100/70-17
Ban belakang: Dunlop 180/55-17
Lampu belakang: Variasi trail
Pelek: Rossi
Sok belakang: Suzuki Satria
Swing arm: Hand made
Setang: MFFS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar